Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Self improvement

Hidup dan Masalah

 Hidup, Masalah dan Masalah Hidup Hidup tanpa masalah tidaklah hidup dan kadang pula masalah hidup yang rumit seolah mendorong kita untuk mengakhiri hidup. Lantas bagaimanakah hidup yang damai atau berdamai dengan masalah hidup?      Manusia pada dasarnya butuh sebuah masalah dan akan dihadapkan dengan masalah sepanjang hidupnya. Sebab, pelajaran dan pengajaran penting justru diperoleh saat dan/atau setelah menghadapi masalah. Meski demikian, masih ada pula yang tidak siap atau tidak mampu mengambil hikmah dan pembelajaran dari sebuah masalah. Dalam kategori ini mereka yang stres dan bahkan rela mengakhiri hidup karena masalah yang menimpanya dianggap terlalu berat dan tak punya jalan keluarnya.    Hidup dan masalah bila dianalisa lebih mendalam merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sebab, setiap ada yang hidup tentu diikuti masalahnya masing-masing dan setiap masalah tentu hadir pada setiap yang hidup. Ya, setiap makhluk memiliki masalah mereka ma...

Harapan Bisa Jadi Awal dan Akhir Bagi Manusia

Harapan merupakan sebuah penentu awal dan akhir bagi manusia. Sebab, ada sebagian manusia yang mampu mengawali dan sukses menjalani hidupnya dengan sebuah harapan. Juga ada pula sebagian lain yang justru mengakhirinya karena sebuah kekecewaan yang didapatkan dari sebuah harapan. Manusia bisa hidup tanpa makan, tapi tidak bisa hidup tanpa harapan dan harapan itulah penyebab manusia itu kecewa. ~ Sujiwo Tejo ~ Ya, perasaan kecewa kerapkali merupakan buah dari pengharapan atau hasil dari imajinasi kita. Tidak sedikit orang yang merasa kecewa terhadap suatu hal atau benda. Padahal, jika kita telisik secara mendalam, kekecewaan itu muncul akibat imajinasi kita sendiri. Sebagai gambaran, ketika kita mengenal seseorang dan kita sudah menggambarnya dalam pikiran kita, tetapi saat bertemu secara langsung ternyata berbeda jauh dengan apa yang kita bayangkan. Kekecewaan itu pun muncul. Lantas, siapakah yang salah? Orang tersebut atau justru pikiran kita? Lalu, apakah kita tidak boleh berharap dan...

Baca ini ketika kamu hopeless

    Baca ini ketika kamu hopeless Ketika kamu membaca tulisan ini, kamu merasa bahwa hidupmu selalu suram. Masalah yang datang seakan tidak pernah ada habisnya. Hidup terasa seperti tidak berpihak padamu, sehingga kamu merasa tidak bahagia dengan hidupmu. Kamu juga merasa bahwa masalah yang datang hanya membuatmu stres dan depresi. Bahkan, kamu sempat berpikir untuk menyelesaikan hidupmu. Ya, ketika harapan dan impiannu dipatahkan oleh realita, kamu merasa bahwa hidup sepertinya berhenti. Kamu patah semangat dan hilang arah.  Jika benar demikian, maka ingatlah bahwa hidup sejatinya belajar dari masalah. Artinya, tanpa masalah, maka kita tidak akan pernah belajar. Kamu juga harus ingat bahwa masalah tidak datang untuk membuatmu hancur, melainkan menjadikanmu lebih kuat.  Ingatlah filosofi berlian. Ya, sebuah berlian yang berkilauan dan mahal harganya harus melewati fase menyakitkan. Berlian harus dikikis, dibentuk dan dipoles. Fase menyakitkan itu adalah proses. Begit...

Kesehatan Mental Itu Penting

Mental Health Mental health atau kesehatan mental. Ya, dewasa ini marak berita mengenai kesehatan mental yang berdampak buruk bagi kesehatan seseorang. Apakah kami pernah mengalaminya? Atau justru kamu sedang merasakannya? Dampak buruk mengenai mental down ialah depresi yang berat maupun ringan. Bahkan lebih dari itu, mental down bisa menyebabkan kematian. Ya, seorang dengan mental health yang terganggu, merasa depresi - merasa sendirian dengan beban yang berat - menganggap bahwa dirinya memikul beban berat itu sendirian.  Jika kamu sedang merasa depresi, menanggung beban yang begitu berat dan kamu merasa sudah tidak sanggup lagi, maka ingatlah bahwa kamu bukan satu-satunya yang merasa demikian. Sebab, banyak orang di luar sana yang memiliki beban hidup yang jauh lebih berat. Jika kamu merasa bahwa dengan menghentikan hidup adalah jalan untuk melepaskan beban, maka kamu bisa bayangkan berapa banyak orang yang mati karena depresi. Tidak. Bukan itu jalan untuk menyelesai...

7 CARA MENGENAL KEMAMPUAN DIRI

 7 CARA MENGENAL KEMAMPUAN DIRI Hai sobat, mungkin kamu bingung tentang kemampuan diri yang kamu miliki. Kamu merasa bahwa kamu tidak memiliki kemampuan apa-apa untuk dibanggakan atau ditunjukkan. Jangan khawatir! Beberapa cara berikut dapat kamu lakukan untuk mengetahui kemampuan dirimu.  1. Melakukan perenungan Hal pertama yang mungkin kita lakukan dalam mengenali potensi diri ialah dengan melakukan perenungan. Merenungi kelemahan dan kelebihan yang kita miliki sangat membantu diri kita untuk mengenal lebih jauh potensi apa yang kita miliki.  Catat semua dan pastikan tidak ada yang terlewat.  2. Kenali bidang yang disukai Potensi dapat datang dari mana saja, termasuk bidang hobi. Anda pasti punya satu bidang yang sangat digemari dari kecil hingga saat ini. Entah bidang musikal, kinestetik, logika, verbal linguistik, visual dan sebagainya. Sadari bidang mana yang paling Anda sukai dan Anda merasa berbakat di bidang tersebut.  3. Ikuti tes potensi diri Salah sat...

Move on?

Move on? Hal yang tersulit setelah mengenal, dan menyimpan nama seseorang, serta menjalani waktu bersama, membuat melupakan terasa sulit, bahkan sakit. Namun, tak ada pilihat lain dari sekedar move on. Semakin berusaha melupakan, semakin terus mengingat. Jangan benci, meski dia sudah tidak lagi bersama, dan membuat luka. Kau dulu pernah menjalani waktu dengannya. Begitu banyak kenangan yang terkesan, dan yang pasti pernah saling menguatkan. Jalani saja waktu yang terus berjalan. Fokus dengan satu hal mungkin bisa membantu, atau juga mementingkan hobbi. Dengan begitu, melupakan bukan hal yang tersulit. Semakin lama, semakin sibuk dengan urusan sendiri, dan semakin mudah untuk   melupakan. Bahagia itu pilihan, tergantung kau menikmatinya. Jika kau melihat orang yang dulu pernah berbagi waktu bersama bahagia. Kau tak boleh iri. Justru kau harus berbahaia pula. Karena dia bisa melanjutkan hidup tanpamu, dan kau pun berarti bisa melanjutkan hidup tanpanya. Sekian...